Laman

Sabtu, 30 Oktober 2010

Mereka yang kurindu,

Mereka yang kurindu,

Yang wajah-wajahnya selalu kuingat. Yang tiap wajah punya ruang di dalam hatiku . Merekalah yang kurindu.

Yang ketiadannya membuatku sepi, sepi yang mengiris hingga ke ulu hati. Yang rasa sepinya selalu membuatku menangis di tiap kali sujud. Yang dalam tiap kali tangis, nama merekalah yang terucap dan doa Robitoh kupanjatkan. Mereka semua yang kurindu.

Yang tiap kebaikannya selalu kukenang. Yang tiap amarahnya selalu menyadarkan. Yang doa mereka selalu mengiringku berjalan. Yang selalu ada maaf setiap kali aku salah. Mereka adalah orang-orang yang kurindu

Yang selalu ada di hati dan takkan pernah mati. Yang tiap kejadian bersama mereka akan selalu abadi. Yang tak pernah benci walau sudah kusakiti. Yang siap setiap saat tiap kali kumencari. Yang mengajariku tentang cinta yang hakiki, yang selalu bercerita tentang cinta. Yang selalu membuatku bahagia. Mereka itu yang kurindu. Mereka semua sangat kurindu.

Yang seiring sejalan bersamaku. Yang setia menemaniku mengarungi hidup. Yang menegurku tiap aku silap. Yang banyak mengajariku hal-hal yang berguna. Yang selalu menegarkanku. Yang selalu menjagaku dari segala yang mungkin menyakitiku. Yang selalu melindungiku selama aku tumbuh. Yang membuatkanku benteng penuh cinta agar kudapat tumbuh dan hidup dengan nyaman dan aman. Mereka-merekalah yang kurindu.

BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN SAYANG


Dihadapan orang yang kau cintai,

musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah

Dihadapan orang yang kau sukai,

musim dingin tetap saja musim dingin hanya

suasananya lebih indah sedikit

Dihadapan orang yang kau cintai,

jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat

Dihadapan orang yang kau sukai,

kau hanya merasa senang dan gembira saja

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang

kau cintai, matamu berkaca-kaca

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang

kau sukai, engkau hanya tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai,

kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam

Dihadapan orang yang kau sukai,

kata kata hanya keluar dari pikiran saja

Jika orang yang kau cintai menangis,

engkaupun akan ikut menangis disisinya

Jika orang yang kau sukai menangis,

engkau hanya menghibur saja

Perasaan cinta itu dari hati, sedangkan

rasa suka dimulai dari telinga

Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,

cukup dengan menutup telinga.

Tapi apabila kau mencoba menutup hatimu dari

orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi

tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam

jarak waktu yang cukup lama.

"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta... ada

perasaan yang lebih mendalam.

Yaitu rasa sayang.... rasa yang tidak hilang

secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah berubah.

Perasaan yang dapat membuat mu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.

Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.

Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin

melihat orang yang disayanginya bahagia..

walaupun harus kehilangan."

KEMULIAAN 10 HARI BULAN DZUL-HIJJAH


Ibnu Abbas meriwayatkan “sesungguhnya Nabi Muhammad Saw. Bersabda, “ tiada hari-hari yang amal didalamnya lebih di cintai daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah”

Dari jabir bin Abdillah, dia berkata, “Rasullullah Saw. Bersabda,” tiada hari-hari yang lebih utama dari hari-hari sepuluh hari bulan Dzulhijjah”.

Ditanyakan,” dan juga tidak semisal sepuluh hari itu dalam sabilillah?” Beliau bersabda,”dan tidak semisal sepuluh hari ini dalam sabilillah kecuali seorang laki-laki yang menyembelih kudanya dan mengotori debu wajahnya di jalan Allah”.

Dari Aisyah ra., “sesungguhnya ada seorang pemuda yang memiliki kemasyuran. Dia apabila dating bulan Dzulhijjah keesokan harinya dia berpuasa. Sampailah hal itu kepada Rasulullah Saw. Lalu beliau memanggil dan bersabda,” apa yang mendorongmu berpuasa hari ini?”. Dia menjawab, “ Demi bapak dan ibuku sebagai tebusan engkau ya Rasulullah, sesungguhnya dia adalah hari-hari masya’ir (tempat-tempat nusuk) dan hari-hari haji. Semoga Allah mengikutkan aku dalam doa mereka”.

Beliau juga bersabda,” sesungguhnya engkau mendapatkan dengan setiap hari yang engkau puasakan sebanding dengan seratus budak, seratus unta dan seratus kuda yang dipakai dijalan Allah. Lalu apabila dating hari Tarwiyah, engkau akan mendapatkan didalamnya sebanding dengan seribu budak, seribu unta dan seribu kuda yang dipakai di jalan Allah. Dan apabila dating hari Arafah, maka engkau akan mendapatkan di dalamnya sebanding dengan dua ribu budak, dua ribu unta, dan dua ribu kuda yang dipakai dijalan Allah”.

Beliau juga bersabda,”Barang siapa yang berpuasa pada hari Tarwiyah (delapan Dzulhijjah) Allah akan memberinya pahala kesabaran Nabi Aiyub dalam menghadapi cobaan. Barang siapa yang berpuasa pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) Allah akan memberinya pahala seperti Pahala Nabi Isa”.

Ringkasan Ihya ‘ulumuddin

IMAM GHAZALI

CINTA ADALAH FITRAH YANG SUCI

CINTA ADALAH FITRAH YANG SUCI

Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Allah SWT di dalam jiwa manusia , yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya.

"Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (Ar Rum ayat 21)

Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram

Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan , penghargaan dan kerinduan , disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka , lapang dan sempit.

Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik.

Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.

Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram.

PERNIKAHAN TEMPAT BERMUARANYA CINTA

"Tidak terlihat diantara dua orang yang saling mencintai (sesuatu yang sangat menyenangkan) seperti pernikahan" (Sunan Ibnu Majah)

Pernikahan dalam islam merupakan sebuah kewajiban bagi yang mampu.Dan bagi insan manusia yang saling menyintai pernikahan seharusnyalah menjadi tujuan utama mereka.

Karena itulah percintaan yang tidak mengarah kepada pernikahan bahkan disertai hal-hal yang diharamkan agama sangat tidak disarankan oleh islam.Cinta dalam pandangan islam bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik , dan bukan pula pembenaran terhadap perilaku yang dilarang agama.Karena hal ini bukanlah cinta melainkan sebuah lompatan birahi yang besar saja yang akan segera pupus.Karena itu cinta memerlukan kematangan dan kedewasaan untuk membahagiakan pasangannya bukan menyengsarakannya dan bukan juga menjerumuskannya ke jurang maksiat.

Percintaan tanpa didasarkan oleh tujuan hendak menikah adalah sebuah perbuatan maksiat yang diharamkan oleh agama.Karena batas antara cinta dan nafsu birahi pada dua orang manusia yang saling menyintai sangatlah tipis sehingga pernikahan adalah sebuah obat yang sangat tepat untuk mengobatinya.

Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan Allah SWT sebagai pemersatunya.Dan tidak ada yang melebihi ikatan ini.Dan inilah puncak segala kenikmatan cinta itu dimana kedua orang yang saling menyinta itu memilih untuk hidup bersama dan saling berjanji untuk saling mengasihi dan berbagi hidup baik suka maupun duka.

sumber : sakinah